Rabu, 28 Januari 2009

Payudara Pria Berkembang Seperti Wanita

Switch to Bahasa Inggris

Seringkali kita menjumpai pria dengan payudara besar layaknya wanita. Sebenarnya hal ini adalah umum dan bukanlah hal yang serius. Hanya saja seringkali hal ini membuat pegal dan menimbulkan rasa kurang percaya diri. Lalu apakah payudara ini berbahaya atau tidak?
Pembesaran payudara pria ini biasa disebut Ginekomastia. Ginekomastia adalah pembesaran jaringan dada pria yang disebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron. Ginekomastia ini dapat hilang dengan sendirinya dn dapat diobati denan konsumsi hormon tertentu untuk menjaga keseimbangan hormon. Dalam beberapa kasus operasi dan pengangkatan jaringan sekitar dada dapat menjadi pilihan.

Gejala

Tanda dan gejala ginekomastia antara lain adalah:
• Pembengkakan jaringan kelenjar payudara
• Dada terasa sakit
Jika anda merasa dada anda mengembang, terasa sakit atau keluar air dari satu atau dua putingnya, maka anda harus waspada.

Penyebab

Ginekomastia dipicu oleh penurunan kadar hormon testosteron dibanding estrogen. Turunnya kadar testosteron ini dapat disebabkan karena memang kadar testosteron turun atau merupakan peningkatan kadar estrogen, sehingga keseimbangannya berubah. Perubahan keseimbangan hormon ini antara lain disebabkan oleh:
• Perubahan alami hormon
• Konsumsi obat-obatan
• Kondisi kesehatan tertentu
25 persen kasus ginekomastia tidak ditemukan penyebab secara pasti.

Keseimbangan testosteron-estrogen
Hormon testosteron dan estrogen mengontrol perkembangan dan memelihara karakteristik seksual dan kelamin pada pria dan wanita. Testosteron mengontrol karakteristik organ pria seperti otot dan bulu (rambut halus) pada tubuh. Sementara estrogen mengontrol karakteristik organ wanita seperti pertumbuhan payudara.

Perlu diketahui bahwa hormon estrogen juga diproduksi dalam tubuh pria, hanya saja normalnya dalam jumlah yang kecil. Hormon ini akan membantu kepadatan tulang, produksi sperma dan membentuk mood (emosi). Tetapi bila kadar estrogen terlalu tinggi atau di luar batas keseimbangan (dengan testosteron) maka akan menyebabkan ginekomastia.

Ginekomastia pada bayi
Lebih dari separoh bayi laki-laki lahir dengan kondisi dada yang membesar sebagai akibat estrogen dari ibu. Pembesaran jaringan dada ini akan menghilang dengan sendirinya dalam dua sampai tiga minggu setelah lahir.

Ginekomastia pada masa puber
Ginekomastia yang disebabkan perubahan hormon selama masa puber adalah umum. Dalam banyak kasus pembesaran jaringan dada ini akan hilang sendiri tanpa perawatan dalam enam bulan sampai dua atau tiga tahun.

Ginekomastia pada pria dewasa
Prevalensi ginekomastia akan mencapai puncak saat umur 50 sampai 80 tahun. Setidaknya seperempat pria akan mengidap ginekomastia dalam rentang usia ini.

Pengobatan
Beberapa jenis obat dapat menyebabkan terjadinya ginekomastia, antara lain:
• Obat anti-androgen yang digunakan untuk mengobati pembesaran prostat atau kanker.
• Obat terapi AIDS. Ginekomastia dapat berkembang pada pria yang mengidap HIV yang menerima terapi pengobatan yang disebut HAART (highly active antiretroviral therapy)
• Obat penenang seperti diazepam atau valium
• Obat anti depresi
• Antibiotik
• Kemoterapi
• Obat untuk jantung

Alkohol dan beberapa jenis narkoba juga dapat menjadi penyebab ginekomastia:
• Anabolic steroid dan hormon androgen yang biasa digunakan sebagai dopping oleh atlit
• Alkohol
• Mariyuana
• Heroin
• Amphetamin

Kondisi kesehatan
Beberapa kondisi kesehatan dapat pula menjadi sebab timbulnya ginekomastia yang mempengaruhi keseimbangan hormon, antara lain:
• Hypogonadism, kondisi yang mempengaruhi produksi normal testosteron seperti sindrom Klinfelter
• Usia. Perubahan hormon juga biasa terjadi seiring penuaan usia, khususnya bagi pria dengan berat badan lebih.
• Tumor. Beberapa jenis tumor berhubungan dengan testis atau kelenjar-kelenjar organ pria yang memproduksi hormon juga dapat berpengaruh pada keseimbangan hormon,
• Hipertiroid, kelenjar gondok yang memproduksi hormon tiroksin terlalu banyak
• Gagal ginjal
• Gagal hati dan sirosis
• Malnutrisi dan kelaparan

Faktor resiko

Faktor resiko inekomastia termasuk:
• Remaja
• Manula
• Penggunaan anabolic steroid dan hormon-hormon androgen untuk menambah kemampuan atlit.
• Kondisi kesehatan khusus, antara lain penyakit hati dan ginjal, gondok sampai sindrom Klinefelter.

Pemeriksaan dan diagnose

Dokter akan menanyakan beberapa hal mengenai sejarah kesehatan anda dan pengobatan yang pernah diterima, disamping akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap jaringan dadan, perut dan organ genital.

Beberapa kondisi lain yang menunjukkan gejala mirip dengan ginekomastia antara lain:
• Pseudoginekomastia atau ginekomastia palsu
• Kanker payudara, walaupun jarang terjadi pada pria, tapi tetap mungkin.
• Mastitis

Sedangkan untuk pemeriksaan awal biasanya dokter akan melakukan tes darah dan mamogram. Untuk tes lanjutan biasanya akan dilakukan :
• Foto rontgen dada
• CT scan
• MRI
• Pengambilan sedikit jaringan

Obat dan penanganan

Banyak kasus ginekomastia yang sembuh dengan sendirinya. Tetapi bila ginekomastia disebabkan hal-hal tertentu atau menyebabkan nyeri yang berkepanjangan, maka dokter biasanya akan merekomendasikan obat-obat tertentu.

Pengangkatan jaringan dimungkinkan dalam menangani ginekomastia yang sudang sangat mengganggu.
• Sedot lemak (liposuction). Hanya menyedot lemak saja tanpa mengambil jaringan di payudaranya.
• Mastectomi. Pengangkatan jaringan payudara dan biasanya dilakukan melalui endoskopi.

Bagi pria, pembesaran payudara ini dapat menimbulkan stres dan perasaan malu, karen sangat berhubungan dengan kehidupan asmara dan percaya diri. Cobalah gali sebanyak mungkin informasi dan dukungan dari keluarga, dokter atau teman.

Sedangkan untuk mencegah dan mengontrol resiko ginekomastia hal berikut dapat dilakukan:
• Hindari penyalahgunaan narkoba dan doping, termasuk steroid, heroin dll.
• Hindari konsumsi alkohol, meskipun sedikit
• Periksa ulang obat-obat harian yang dikonsumsi dan konsultsikan ke dokter.


mayoclinic

Read More..

Jumat, 23 Januari 2009

Mengenal Nefropati Diabetik

Switch to Bahasa Inggris

Nefropati Diabetik adalah penyakit ginjal yang disebabkan karena diabetes yang merupakan penyebab terbesar dari gagal ginjal. Tak kurang dari sepertiga penderita diabetes akan menjadi nefropati diabetik.
Orang dengan diabetes dan penyakit ginjal akan lebih buruk dibanding hanya menderita sakit ginjal saja. Hal ini disebabkan orang dengan diabetes cenderung untuk memiliki penyakit lain yang menahun seperti tekanan darah tinggi, kolesterol dan penyakit pembuluh darah (atherosclerosis). Prang dengan diabetes juga cenderung memiliki penyakit yang berhubungan dengan ginjal seperti infeksi saluran kemih dan rusaknya syaraf yang berhubungan dengan saluran kemih.

Apa gejala nefropati diabetik?
Walaupun tidak tampak, tetapi gejala ini sangat umum , antara lain:
• Berkeringat di tangan, kaki dan muka
• Bertambahnya berat badan
• Gatal (pada penderita ginjal akut) dan kulit yang kering
• Ngantuk (pada penderita ginjal akut)
• Darah dalam urin (tidak sering)
• Ketidaknormalan detak jantung karena meningkatnya kadar potasium dalam darah
• Otot yang mengkerut-kerut

Dalam proses kerusakan ginjal, ginjal tidak akan mampu menyaring kotoran dalam darah. Kotoran tersebut akan tertumpuk dalam tubuh sampai mencapai tingkat meracuni yang disebut uremia. Hal ini akan diperburuk jika orang tersebut menderita tekanan darah tinggi.

Bagaimana nefropati diabetik didiagnose?
Nefropati diabetik dapat dideteksi dengan terdapatnya protein dalam urin. Itulah sebabnya sangat penting mengecek urin kita paling tidak setahun sekali.

Bagaimana nefropati diabetik diobati?
Menurunkan tekanan darah dan menjaga gula darah adalah hal yang paling pentinguntuk memperlambat proses menuju nefropati diabetik. Beberapa obat seperti ACE (angiotensin converting enzyme) dapat membantu memperlambat kerusakan ginjal. Obat tersebut biasanya digunakan untuk menurunkan tekanan darah. ACE juga seringkali diberikan pada penderita diabetes untuk mencegah komplikasi meskipun tekanan darahnya normal-normal saja.

Jika tidak dilakukan perawatan dan pencegahan, ginjal akan menuju pada kerusakan dan sejumlah protein akan terdeteksi dalam urin. Kerusakan ginjal akut mengharuskan perawatan, dialisa (cuci darah) atau cangkok ginjal.


webMD

Read More..

Kamis, 22 Januari 2009

Resensi Film: The Duchess

Switch to Bahasa Inggris

Pemutaran Perdana Indonesia: 11 Februari 2009
Pemain: Kiera Knightley, Ralph Fiennes, Dominic Cooper, Hayley Atwell, Charlotte Rampling
Sutradara: Saul Dibb
Penulis: Jeffry Hatcher, Anders Thomas Jensen
Genre: Drama, Sejarah

Film ini mengetengahkan cerita tentang perkawinan dan keluarga aristokrat Inggris Georgiana (Kiera Knightley) sebagai Duchess of Devonshire. Cerita dimulai saat keluarga Georgiana kedatangan Duke of Devonshire (Ralph Fiennes) yang bermaksud melamar Georgiana. Keluarga Georgiana sangat senang dan berharap banyak atas pernikahan tersebut.

Jauh panggang dari api, ternyata Duke of Devonshire adalah seorang yang pendiam bahkan tidak menunjukkan kemesraan saat bersama dengan Georgiana. Yang diperhatikan hanyalah kedua anjing peliharaannya. Ibu Georgiana, Lady Spencer (Charlotte Rampling) membesarkan hati Georgiana, bahwa Duke of Devonshire akan berubah seandainya Georgiana dapat memberi putra yang sangat diidam-idamkan.

Dalam kesehariannya di Devonshire, Georgiana muncul sebagai tokoh yang sangat dikagumi oleh masyarakat dan tokoh-tokoh setempat. Banyak para politisi yang mempergunakan kesempatan berdekatan dengan Georgiana untuk mempromosikan diri mereka.

Tak lama kemudian Georgiana mengandung. Sementara Georgiana sibuk dengan kegiatannya, ternyata Duke mengumbar nafsu dengan banyak wanita. Hal inipun diketahui Georgiana. Tak lama kemudian Georgiana melahirkan anak perempuan, bukan anak laki-laki seperti yang diharapkan Duke. Kekecewaan kembali melingkup Duke dan iapun kembali larut dengan kedua anjingnya dan terlibat perselingkuhan dengan banyak wanita.

Saat berkunjung ke kota Bath untuk berobat, sambil berharap dapat memperoleh keturunan laki-laki, Georgiana bertemu dengan Elizabeth Bess (Hayley Atwell) yang sebelumnya didekati oleh Duke. Bess sendiri sebenarnya telah menikah dan memiliki 3 anak laki-laki. Pernikahan Bess yang gagal menyebabkan ia tidak dapat bertemu dengan ketiga putranya. Kesepian Georgiana membuat ia mengajak Bess untuk tinggal bersama di Devonshire.

Tak dinyana Georgiana menemukan Bess dan Duke berselingkuh. Bess menjelaskan bahwa ia terpaksa berbuat demikian agar Duke dapat menekan suaminya untuk menyerahkan ketiga anaknya padanya. Keinginan Georgiana mengusir Bess dari Devonshire-pun ditentang oleh Duke. Bess-pun tetap tinggal di Devonshire bersama ketiga putranya dan Georgiana menyaksikan bagaimana Duke sangat menyayangi ketiga putra Bess.

Waktu berlalu kedatangan Charles Gray (Dominic Cooper), politisi muda, membuat Georgiana mabuk kepayang. Dalam posisi yang serba salah, Gerogiana menawarkan satu kesepakatan dengan Duke, bahwa Duke boleh menikah dengan Bess asalkan Georgiana diperbolehkan berdekatan dengan Gray. Hal ini membuat Duke marah besar dan memperkosa Georgiana.

Setelah kejadian tersebut Georgiana menjadi kecanduan alkohol sampai kemudian diketahui bahwa ia mengandung. Georgiana-pun berhasil melahirkan anak laki-laki yang sangat diharapkan Duke. Dengan bantuan Bess, ia melanjutkan hubungannya dengan Gray secara diam-diam. Merekapun bertemu beberapa kali di Bath sampai media menulis setiap kemesraan yang ia perlihatkan di muka umum. Duke-pun mengetahui hubungan terlarang tersebut dan mengancam Georgiana untuk segera mengakhiri petualangannya bersama Gray atau ia tidak akan melihat anak-anaknya lagi dan melihat karir Gray akan tamat.

Kecintaannya pada anak-anaknya membuat ia harus berpisah dengan Grey. Tak berapa lama Georgiana menemukan dirinya sedang mengandung anak Grey. Atas perintah Duke ia diasingkan sampai kelahiran tiba dan anaknya akan diasuk oleh keluarga Grey. Eliza lahir dan segera diserahkan kepada keluarga Grey.

Dengan kemampuannya Georgiana kembali menjadi pusat perhatian di Devonshire. Ia hidup bersama dengan Bess dan Duke beserta anak-anaknya. Di akhir cerita mereka hidup bahagia sampai ajal memisahkan. Bagaimana nasib Bess dan anak-anaknya, bagaimana pula dengan Charles Grey?

Nonton aja di Blitz Megaplex, pas buat weekend sama pasangan.

Read More..

Varikosel Salah Satu Penyebab Infertilitas Pria

Switch to Bahasa Inggris

Secara umum 15 persen pria ditengarai memiliki kemungkinan menderita varikosel. Dari prosentase tersebut sekitar 35 persennya akan mengalami kesulitan memperoleh kehamilan pertama dan sampai sekitar 80 persen akan kesulitan mendapatkan anak kedua karena varikosel ini.

Varikosel (varicocele) merupakan istilah medis untuk varises yang muncul pada testis, yaitu pelebaran pembuluh darah vena yang berhubungan dengan testis, yang menjadi gudang sekaligus tempat produksi sperma.

Pelebaran pembuluh darah itu terjadi karena adanya kerusakan pada sistem katup pembuluh darah, yang seharusnya membawa darah dari testis menuju perut bagian bawah, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke sistem sirkulasi. Akibat kerusakan sistem katup itu, darah menumpuk dan melebarkan pembuluh darah.

Hal ini dapat menurunkan fungsi testis dan menyebabkan suhu dalam testis meningkat sehingga testis tidak berfungsi normal. Padahal, selama ini aliran darah dalam testislah yang bertugas mengatur suhu yang optimal bagi sperma. Peningkatan suhu dalam testis diyakini akan merusak dan mematikan sperma, bahkan menghambat produksi sperma yang baru. Inilah yang menyebabkan varikosel punya andil dalam proses kemandulan atau ketidaksuburan, yang dalam dunia medis biasa disebut infertilitas.

Varikosel sama sekali tidak mempengaruhi fungsi ereksi. Jika masih dalam tahap ringan varikosel tidak menimbulkan gejala apapun dan tidak kita sadari. Tetapi dalam kondisi lanjutan atau berat maka buah zakar biasanya akan terasa berat dan panas, timbul rasa nyeri dan pegal-pegal di selangkangan terkadang sampai ke pinggang. Biasanya varikosel dapat teraba berbentuk benjolan seperti cacing berkelok-kelok yang dapat mengecil atau hilang jika bila berbaring.

Pencetus varikosel biasanya disebabkan oleh kebiasaan duduk terlalu lama dan memakai celana ketat dianggap turut berperan terhadap timbulnya varikosel. Untuk memastikan varikosel atau bukan harus dilakukan pemeriksaan seksama, karena tidak setiap benjolan di buah zakar varikosel.

Untuk memastikannya, sedikitnya ada dua cara. Pertama dengan venogram, yaitu menyuntikkan cairan kontras ke pangkal pembuluh vena spermatik, kemudian perjalanan cairan kontras ini dipindai dengan sinar X. Cara kedua, USG Doppler. Dengan alat ini, aliran pembuluyh vena spermatik di visualisasikan di layar monitor. Pemeriksaan ini jauh lebih nyaman, karena tidak ada penyuntikan bahan-bahan tertentu. Selain itu, hasilnya pun lebih akurat.

Sedangkan Penyebab varikosel kebanyakan faktor anatomi, karena itu tidak ada cara yang benar-benar efektif untuk pencegahannya. Beberapa ahli menganjurkan untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan berserat tinggi, buang air besar secara teratur, minum cukup air, dan mengurangi konsumsi alkohol serta kafein. Semuanya ditujukan untuk mengurangi beban pembuluh vena, sekaligus memperlancar metabolisme tubuh.

Sampai saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar efektif. Sebagian penderita ada yang sembuh dengan konsumsi obat-obatan. Sebagian lainnya, konsumsi obat tidak mempengaruhi varikoselnya. Ada bebarapa cara lain yang disarankan, seperti memakai penyangga buah zakar, namun cara ini hanya disarankan bila varikosel masih ringan dan tidak ada kemandulan. Sampai saat ini, cara terbaik untuk mengatasi varikosel adalah dengan memperbaiki pembuluh vena dan memperlancar sirkulasinya yang terhambat adalah dengan pembedahan. Melalui pembedahan, sekitar 70 – 80% panderita varikosel dapat kembali subur walaupun varikosel dapat tumbuh atau timbul kembali meskipun pernah dilakukan operasi.

disarikan dari: cornellurology.com, maleinfertility.org, rileks.com, mediasehat.com, persi.co.id, Prof DR Rd H Nukman Moeloek, SpAnd, medicinenet.com)
Read More..

Selasa, 20 Januari 2009

Disfungsi Seksual Wanita

Switch to Bahasa Inggris

Saat anda mengalami masalah dalam kehidupan seksual, maka itulah saat anda mengalami ‘disfungsi seksual’. Pria dan wanita sama-sama dapat mengalaminya hanya pada masalah yang berbeda. Terdapat empat kemungkinan disfungsi seksual pada wanita, antara lain:
• Kelainan hasrat. Saat anda mulai tidak tertarik pada hubungan intim atau berkurangnya frekuensi hubungan intim dari yang sebelumnya.
• Kelainan respon seksual. Saat anda tidak merasakan respon seksual pada tubuh anda.
• Kelainan orgasme. Saat anda tidak dapat mencapai orgasme atau nyeri pada saat orgasme.
• Nyeri. Merasakan nyeri pada salah satu bagian tubuh saat hubunan intim atau setelahnya.

Penyebab disfungsi seksual

Disfungsi seksual disebabkan oleh banyak hal. Diantaranya adalah pemakaian kontrasepsi atau pengobatan kemoterapi, penyakit seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, konsumsi alkohol yang berlebihan atau infeksi organ intim. Depresi dan trauma juga dapat menjadi salah satu penyebab.

Berkurangnya hasrat saat mengandung, sehabis melahirkan atau saat menyusui.Pada wanita yang telah mengalami menopause diantaranya kekeringan organ intim atau nyeri saat hubungan intim karena berkurangnya hormon estrogen.

Stres juga dapat menyebabkan berkurangnya keinginan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan. Kelelahan akibat pekerjaan atau mengurus keluarga. Atau disfungsi seksual justru terjadi karena kebosanan atas rutinitas kehidupan intim.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika masalahnya adalah hasrat yang berkurang, maka cobalah untuk merubah rutinitas kehidupan intim anda. Cobalah berhubungan itim dengan pasangan pada waktu yang berbeda dari biasanya atau lakukan dengan posisi yang berbeda dan ciptakan variasi dari yang biasa dilakukan.

Jika masalahnya adalah tubuh anda tidak berespon saat menghadapi rangsangan, cobalah gunakan bantuan cairan tambahan untuk mengatasi kekeringan organ intim. Jika anda telah mengalami menopause, konsultasikan pada ahlinya untuk kemungkinan mengkonsumsi obat khusus untuk menangani hormon estrogen.

Jika masalahnya pada orgasme, maka mungkin anda belum cukup dalam melakukan pemanasan/foreplay. Lakukan rangsangan yang cukup pada organ intim oleh pasangan atau anda sendiri. Informasikan pada pasangan anda titik rangsangan yang dapat membuat anda cepat ‘melayang’.

Jika masalahnya adalah nyeri saat berhubungan intim, maka coba lakukan hubungan intim dengan posisi yang berbeda. Cobalah wanita untuk lebih aktif dan mengontrol permainan dengan posisi di atas. Posisi ini akan membantu anda menghindari nyeri yang mungkin akan anda alami.

Pelajari dan amati kebiasaan tubuh anda. Bila perlu tanyakan pada dokter tentang terapi obat, penyakit, umur, kehamilan atau menopause yang mungkin berakibat pada aktifitas seksual anda.

Bantuan obat-obatan

Jika anda telah mengalami menopause atau diangkatnya kandungan, maka mengkonsumsi hormon estrogen akan dapat membantu. Konsultasikan ke ahli atau dokter dosis yang mungkin anda perlukan.

Peran pasangan

Bicarakan dan diskusikan dengan pasangan tentang apa yang anda suka dan tidak sukai, atau apa yang ingin anda lakukan dan coba. Bantuan dari pasangan sangat tinggi manfaatnya. Dan ingat diskusi dan dialog ini sangat penting untuk mempertemukan keinginan dan ketidakinginan anda dan pasangan anda. Hormati keinginan dan ketidakinginan pasangan.


Nazz/familydoctor.org

Read More..

Sukses Menjalani Bedrest

Switch to Bahasa Inggris

Kehamilan anda tampak normal, anda beraktifitas dan bekerja secara normal sampai suatu ketika dokter meminta anda untuk beristirahat total di tempat tidur demi kesehatan kehamilan dan calon bayi.

Ada banyak alasan yang membuat dokter meminta anda untuk beristirahat total. Pendarahan, kontraksi yang tidak normal atau rekam medis dan sejarah kehamilan anda dapat menjadi penyebab.

Meski begitu tanpa penyebab di atas dimungkinkan dokter juga meminta anda beristirahat total. Hal ini dimungkinkan bila test medis mengindikasikan adanya komplikasi dalam kehamilan atau bila dokter melihat pertumbuhan janin anda tidak normal, kurang baik atau bahkan memburuk.

Yang menjadi pertanyaan apa yang menjadi penyebab ibu hamil harus menjalani istirahat total? Secara umum biasanya tekanan darah ibu tinggi termasuk di antaranya preeklamsia dan eklamsia, pendarahan vaginal termasuk di antaranya plasenta previa, kemungkinan kelahiran prematur dan perubahan kondisi rahim.

Jika anda mengandung bayi kembar, maka kehamilan anda tergolong kehamilan yang beresiko tinggi dan memerlukan pemantauan dari dokter dengan lebih intensif. Jika dokter menemukan sesuatu yang tidak normal maka anda bakal diharuskan menjalani bed rest.

Pengalaman bed rest akan selalu berbeda antara ibu hamil yang satu dengan yang lain. Beberapa ibu mungkin akan mengetahui lebih awal karena adanya rekam medis dan sejarah kehamilan sebelumnya sehingga ia harus menjalani bed rest lebih awal. Tetapi mungkin juga ada ibu lain yang hanya perlu menjalani bed rest beberapa minggu saja. Sehingga tidak mengherankan bila ada ibu hamil yang harus menjalani seluruh hari-hari kehamilannya sampai hari kelahiran di atas tempat tidur. Dokter tentunya punya alasan khusus berapa lama ibu hamil harus menjalani bed rest.

Mengapa diperlukan bed rest?

Bed rest pada ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi diperlukan untuk menurunkan stres fisik maupun emosi dengan harapan tekan darah dapat segera turun. Pendarahan dapat terjadi karena aktivitas harian, sehingga dengan bed rest diharapkan mampu mengurangi pendarahan. Sedangkan ibu hamil yang pernah mengalami kelahiran prematur atau kontraksi yang tidak normal mungkin akan diharuskan menjalani bed rest dengan lebih ketat.

Tergantung dari kondisi ibu hamil masing-masing dokter akan meminta anda berbaring di tempat tidur untuk mempermudah aliran darah menuju plasenta atau berbaring dengan kaki yang sedikit lebih tinggi.

Apa yang boleh dan tak boleh dilakukan selama bed rest?

Terkadang bed rest tidak seketat harus berbaring di tempat tidur saja. Tetapi mungkin hanya berupa semacam “tahanan rumah” yang mengharuskan ibu tinggal di rumah tanpa aktivitas lain dan hanya diperkenankan duduk, bangun dan berdiri saja plus larangan hubungan intim, olahraga dan bangun untuk mandi. Beberapa juga mungkin diharuskan untuk menjalani bed rest di rumah sakit, sehingga kehamilan dapat selalu dimonitor.

Seberapapun ringannya jenis bed rest tetap akan berat bagi kesehatan anda. Untuk itu usahakan anda tetap berolahraga ringan pada kaki anda agar aliran darah tetap terjaga serta mencegah timbulnya penyumbatan dan membuat otot tetap bergerak.

Sulit tidur, perubahan metabolisme tubuh, pengeroposan tulang dan nyeri dapat merupakan beban bagi kesehatan anda. Untuk itu bila anda diharuskan menjalani bed rest penuh (24 jam sehari) makan sebaiknya harus ada seseorang yang selalu siap membantu dan mendampingi anda.

Untuk itu beberapa pertanyaan mendasar perlu anda lontarkan pada dokter sebelum menjalani bed rest:
• Bed rest seperti apa yang harus dijalani?
• Bolehkah saya ke kamar mandi sendiri?
• Bolehkah saya menyiapkan makanan saya sendiri?
• Bolehkan saya bangun untuk mandi?
• Posisi seperti apa yang harus saya jalani selama bed rest?
• Bolehkan saya bekerja atau bekerja di rumah?
• Apakah saya diperbolehkan mengendarai kendaraan?
• Seberapa banyak saya diperbolehkan berjalan?
• Apakah hubungan intim dengan suami dilarang?
• Aktivitas apa yang harus saya lakukan untuk menjaga sirkulasi darah tetap normal?

Tips menjalani bed rest

Bed rest mungkin akan membosankan, tetapi sesungguhnya bed rest dapat dinikmati lho. Beberapa tip yang mungkin dapat dilakukan antara lain:

Patuhi jadwal. Meskipun anda harus berbaring seharian penuh, anda tidak merasa bosan bila dapat melakukan beberap hal sendiri. Setelah bangun pagi, ganti baju dan membuat rencana melalui hari ini. Memiliki rencana akan membuat anda merasa tetap dinamis.

Lakukan apa yang saat ini dapat dilakukan. Membaca adalah hal yang umum dilakukan. Bacaan mengenai persiapan kelahiran, memilih nama, memilih asuransi anak, panduan memilih dokter anak atau menyelesaikan sebuah novel dapat anda lakukan untuk melewati hari-hari anda. Anda mungkin tak akan sempat melakukannya karena anda akan sangat sibuk setelah bayi anda lahir.

Mempersiapkan kelahiran. Bed rest bukan berarti anda anda tidak mampu melakukan apa-apa. Mempersiapkan popok dan item lain yang diperlukan saat kelahiran juga dapat anda lakukan.

Jangan sungkan meminta tolong. Saat teman atau saudaraa berkunjung, jangan sungkan untuk minta tolong. Buatlah daftar sehingga saat seseorang menawarkan pertolongan anda dapat memintanya dengan segera. Kunjungan teman atau keluarga juga dapat meningkatkan semangat kita. Hanya pastikan mereka mengunjungi anda pada waktu yang nyaman bagi anda.

Menjadi pakar. Laptop dan internet, buku tentang kehamilan, parenting dan buku kesehatan anak dapat anda baca. Jika anda merasa kurang nyaman membaca buku tentang kehamilan beresiko tinggi, maka anda dapat memilih buku lain, misalnya tentang menyusui atau membaca tentang perkembangan anak.

Sistim dukungan. Jika anda memiliki akses internet di rumah, chatting dan laptop mungkin dapat anda gunakan sebagai salah satu pilihan sistim dukungan disamping telpon genggam.

Hargai orang yang membantu anda. Jika anda tergantung berat pada seseorang, tunjukkan penghargaan yang cukup bagi mereka.



Nazz/kidshealth, pennhealth, baby center

Read More..

Jumat, 16 Januari 2009

Episiotomi, Irisan Bedah Kelahiran

Ubah ke Bahasa Inggris

Episiotomi adalah irisan yang dibuat dokter untuk melebarkan vagina sehingga kelahiran menjadi lebih lancar. Hal ini untuk menjaga vagina sobek tidak teratur sebagai akibat dorongan kelahiran. Terkadang hal tersebut juga mempermudah dokter untuk mempercepat kelahiran, misalnya karena bayi susah keluar.
Bagaimana hal tersebut dilakukan?

Biasanya dokter atau bidan yang melakukan proses yang akan melakukan episiotomi. Episiotomi ini dilakukan bila:
• Vagina tidak cukup meregang yang memungkinkan bayi keluar
• Bayi diperkirakan terlalu besar, biasanya di atas 4 kilogram
• Tang forcep dan alat vakum biasanya harus digunakan untuk membantu kelahiran
• Bila hasil monitoring menunjukkan bahwa bayi diperkirakan tidak mendapat suplai oksigen yang cukup dan harus segera dilahirkan dengan cepat
• Vagina mulai sobek saat kepala bayi mulai muncul
• Bila bahu bayi melintang


Bagaimana episiotomi dilakukan?

Saat kepala bayi mulai terdorong oleh kontraksi ibu keluar melalui pembukaan, obat bius mulai disuntikkan ke bagian perineum ibu (bagian antara anus dan vagina). Potongan dilakukan sepanjang antara 5 sampai 7,5 centimeter. Dan setelah bayi lahir dan ari-ari juga telah keluar, maka sayatan tersebut akan dijahit kembali.

Episiotomi dilakukan untuk mencegah sobek vagina lebih besar dan tak beraturan selama kelahiran. Sayatan ini akan sembuh kembali (meski memakan waktu). Pembukaan dan sobek tak terkendali dimungkinkan karena peregangan yang tidak perlu karena kontraksi yang tak terkontrol. Sobekan tak terkendali tersebut dapat berakibat pada:
• Urinary incontinence, dimana ibu tidak mampu menahan buang air kecil
• Prolapsed bladder, kantong kemih turun menuju dinding vagina
• Prolapsed rectum, kantong air besar turun menuju vagina
Episiotomi dapat menghindari masalah tersebut.

Sekeluar dari rumah bersalin, luka sayatan tersebut harus dijaga tetap bersih. Hal ini penting untuk menjaga timbulnya infeksi dan mempercepat kesembuhan. Jahitannya sendiri dapat hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu dan tak perlu dibuang. Untuk memperceppat penyembuhan episiotomi dapat dilakukan:
• Ibu perlu berendam air hangat beberapa kali sehari. Basuh area genital yang luka tersebut dengan lembut.
• Nyeri dan perih bisa dikurangi dengan mengompres luka dengan es atau duduk dengan alas balon donat (semacam ban berenang)
• Hindari susah BAB agar jaringan tidak selalu meregang terlalu banyak dan banyak minum (8 sampai 10 gelas setiap hari)
• Hindari hubungan intim sekurangnya 6 minggu setelah melahirkan.
• Obat-obatan penghilang nyeri dapat dipakai
• Konsultasikan ke dokter bila terdapat peradangan dan untuk memeriksa apakah episiotomi telah sembuh dengan sempurna.

Apakah bisa terjadi komplikasi?

Sangat jarang, episiotomi dapat memanjang sampai ke saluran rectum (saluran anus). Biasanya komplikasi terjadi karena adanya infeksi, memar atau pembentukan lubang baru antara vagina dan rectum yang sering disebut dengan fistula

Read More..

Baby Blues, Depresi Pasca melahirkan

Ubah ke Bahasa Inggris


Depresi pasca melahirkan merupakan salah satu bentuk depresi yang terjadi pada ibu pasca melahirkan, biasanya terjadi dalam 6 minggu pertama. Depresi ini adalah suatu kondisi yang secara medis dapat membuat perasaan ibu perasaan sedih dan putus asa.


Apa yang terjadi?

Depresi ini merupakan kelainan di otak. Para peneliti percaya bahwa terdapat unsur kimia yang disebut sebagai neurotransmitter yang terlibat. Denyut syaraf menyebabkan pelepasan neurotransmitter dari satu sel syaraf ke sel syaraf yang lain dan seterusnya. Pelepasan ini memungkinkan masing-masing sel berinteraksi. Sedikit atau banyak neurotrasmitter ini ikut menjelajah dan turut berkontribusi pada terjadinya depresi. Beberapa jenis neurotransmitter yang dipercayai berhubungan dengan depresi ibu antara lain serotonin, norepinephrine dan dopamine.

Apa penyebab dan resikonya?

Banyak teori yang memperkirakan penyebab depresi, antara lain disebabkan oleh beberapa alasan berikut:
• Sakit pasca melahirkan
• Pengobatan pasca melahirkan antara lain antibiotik dan obat-obat lain (misal untuk jerawat)
• Perubahan kimiawi otak
• Keturunan
• Perubahan hormonal
• Kurangnya paparan sinar matahari
• Stres
• Pola pikir yang negatif

Faktor resiko dari depresi secara umum termasuk:
• Penyalahgunaan alkohol
• Penyalahgunaan narkoba dan ketergantungan
• Tekanan pekerjaan
• Sejarah pribadi yang berkaitan dengan percobaan bunuh diri
• Sejarah stres keluarga dan pribadi
• Stres

Perubahan hormonal saat mengandung dan melahirkan memberi kontribusi pada ibu untuk terkena Baby blues. Sedangkan merawat bayi dapat memperparah keadaan tersebut. Kelelahan fisik, kurangnya tidur, harapan yang berlebihan dan isolasi sosial atau kurangnya sosialisasi dapat menjadi sebab munculnya baby blues

Hal-hal yang memperburuk dan meningkatkan resiko berkembangnya baby blues:
• Terlalu cepatnya ibu meninggalkan rumah sakit pasca melahirkan
• Sejarah sindrom menstruasi akut
• Kurangnya dukungan dari sekitar
• Masalah dalam perkawinan
• Sejarah depresi
• Pengalaman trauma melahirkan

Apakah gejala dan tanda yang ditimbulkan?
Secara umum gejala dari depresi termasuk antara lain:
• Nafsu makan yang bermasalah
• Perasaan hilangnya energi dan gairah
• Kesulitan dalam memberi perhatian atau membuat keputusan
• Perasaan emosional yang sangat sensitif
• Cepat marah
• Perasaan sedih, putus asa dan hampa
• Ketidakmampuan untuk menghibur diri
• Hilangnya motivasi dan menarik diri dari pergaulan
• Rendah diri
• Pesimis dan prasangka negatif
• Bermasalah dengan tidur
• Selalu berpikiran tentang bunuh diri dan mengakhiri kematian

Ibu dengan baby blues mungkin juga akan mengalami beberapa gejala berikut:
• Perhatian yang berlebihan pada bayinya
• Berlebihan dan perasaan yang berubah-ubah
• Selalu merasa kurang dalam menangani si kecil
• Perasaan bersalah
• Sering sakit kepala atau ketidaknyamanan fisik lain.


healhtopedia

Read More..