Selasa, 30 Maret 2010

Khitan atau Sunat, Perlukah?

Switch to Bahasa Inggris

Saat lahir anak laki-laki memiliki kulit yang menutupi ujung penis yang biasa disebut dengan kulup. Khitan atau sunat atau juga disebut sirkumsisi (circumcision) adalah pembedahan dan operasi ringan untuk membuka dan menghilangkan sebagian atau seluruh bagian preputium (prepuce, foreskin, kulup, kulit yang melingkupi glans penis/kepala penis).

Sirkumsisi memiliki riwayat panjang, bahkan sebelum masehi sudah ditemukan catatan prakteknya di Mesir. Praktek ini berlangsung terus sampai sekarang, namun menjadi topik kontroversi hangat sejak sekitar 20-an tahun lalu. Apakah benar sirkumsisi bermanfaat atau justru tidak ada gunanya?

Khitan atau sunat tidak harus dilakukan saat bayi tetapi dapat dilakukan nanti saat anak mulai tumbuh dewasa dan biasanya berbeda-beda berkaitan dengan tingkat pertumbuhan emosi dan perkembangan jiwa masing-masing anak. Indikasi khitan dilakukan pada usia dini/bayi/neonatal umumnya adalah karena phimosis/fimosis, dimana preputium/kulup tidak bisa ditarik ke belakang untuk membuka seluruh bagian kepala penis. Lapis bagian dalam preputium melekat pada glans penis, sehingga ketika preputium ditarik, glans penis tidak bisa terbuka seluruhnya. Selama tidak terjadi gangguan dalam berkemih atau tanda-tanda peradangan dan masih bisa diobservasi.
Diharapkan, secara perlahan perlekatan akan menghilang sesuai perkembangan usia.

Perlu diketahui bahwa saat lahir hanya 4% bayi yang preputiumnya sudah bisa ditarik mundur sepenuhnya sehingga kepala penis terlihat utuh. Selanjutnya secara perlahan perlekatan itu berkurang. Sampai usia 1 tahun, masih 50% yang belum bisa ditarik penuh. Berturut-turut 30% pada usia 2 tahun, 10% pada usia 4-5 tahun, 5% pada usia 10 tahun, dan masih ada 1% yang bertahan hingga 16-17 tahun. Dari kelompok terakhir ini, ada sebagian kecil yang bertahan secara persisten sampai dewasa bila tidak ditangani.

Phimosis bisa terjadi secara bawaan sejak lahir, bisa juga terjadi kemudian. Penyebab yang sering adalah infeksi pada daerah glans penis dan preputium (balanitis) yang meninggalkan jaringan parut. Selanjutnya preputium melekat ke glans penis pada jaringan parut tersebut.

Di samping memiliki arti khusus recara rohani dan alasan religius, secara ilmiah dan medis, khitan memiliki banyak manfaat, antara lain:
• Manfaat medis
o Secara langsung akan mengurangi resiko anak terkena UTI (Urinary Tract Infection/infeksi saluran kemih). Menurut American Academy of Pediatrics, jika pada tahun pertama bayi dikhitan hanya akan memiliki kemungkinan 1 banding 1.000 terkena infeksi saluran kemih dibanding yang tidak dikhitan yaitu 1 banding 100.
o Mengurangi resiko terkena kanker penis, meskipun kejadiannya sangat jarang.
o Resiko yang lebih rendah terkena penyakit menular seksual, termasuk HIV (tentunya pada orang dewasa).
o Mencegah terjadinya infeksi kulup.
o Mencegah terjadinya fimosis.
o Untuk kepentingan kesehatan genital anak dan saat dewasa nantinya.
• Alasan sosial. Seringkali anak yang tidak disunat akan merasa berbeda dengan teman-teman lainnya saat dewasa dan agar anak tidak merasa rendah diri karena perbedaan tersebut.
• Alasan Agama. Meski tidak diwajibkan untuk agama tertentu (diwajibkan dalam agama Islam dan Yahudi) tetapi telah menjadi kesepakatan umum bahwa khitan sangat berhubungan erat dengan agama seseorang.

Umur saat menjalani khitan atau sirkumsisi ini, sebenarnya tidak ada aturan pasti. Sekarang bahkan banyak dilakukan sirkumsisi pada neonatal usia 1-2 hari. Alasannya, lebih dini lebih baik untuk mencegah UTI pada usia dini. Sekaligus, pada usia tersebut pasien juga lebih kooperatif.

Read More..

Rabu, 24 Maret 2010

Affordable Eyeglass @ Zenni Optical


Have you ever imagined a glasses for $ 8.00? As cheaply and as easily as you buy a pizza? Yes. You can get it at Zenni Optical. They sell a very complete eyeglasses and various models with affordable price. A full wide range of products offers consumers to find the most appropriate one, from the prices options, the purpose option until the material option.

I have read what Eric said in his review in the examiner dot com that they manufactured them in a lab in China. But don’t worry on the quality, they will guarantee the products in every single purchase you do. Eric bought a pair about eight years ago and never complain till now.

Awsome. Why don’t you? Visit Zenni Optical right now and find what suitable for you.

Read More..

Selasa, 02 Maret 2010

Tiffany Store, Solution For Your Precious & Luxury

Tiffany
Women and jewelry has been an inseparable things. The native purpose of wearing jewellery is to boost the beauty of woman. When discussing of jewelry, women will tell you about the necklace, bracelet, earrings or a watch with great excitement. Jewel is crafted for woman. Jewel will make a woman becomes a lady. Jewelery completes the beauty of every woman and this is the reason why girls and women are crazy for jewellery.Jewel is the one which will make a woman shine no matter where she is. But, there is a condition for woman to look standout with the jewel on her body. Both woman and jewel are considered to have a very close relationship, she slicked up with jewelry and jewelry to be more beautiful if it used by women.

For a man, sending jewellery to women is the best way to express feelings since it makes them feel special. Jewellery is the best alternative for a gift in all occasions. Just to get to know that jewel is more alike gadget to a man.

Talk jewelry, Tiffany Jewellry is the main topic, the legend. Started in 1837, the United States, Connecticut Island a miller's son, Charles Lewis Tiffany (Charles Lewis TIFFANY & Co.). Continued by his son Louis Comfort Tiffany. Living legend who will continue to spoil her life as a symbol of luxury and quality jewelry. With a collection of more than 200 items of this online store offers jewelry products which are complete with affordable prices, ranging from necklaces, bracelets, rings and other jewelry with a very low price. Tiffany store provides the highest quality products and selected.

Many online jewelry store in virtual space, but the Tiffany store brings the unthinkable side compared to the other online store. Collection and a unique design and elegance will give customers a high level of prestige. Easy navigation site provides many possibilities for consumers while surfing on this site. Collection of product categories and allows prospective buyers to choose more precisely the product of the most interest.

After trying to see the whole collection, this is what distinguishes, which are not specifically owned online jewelry store the other is the existence of Tiffany collections. In this section Tiffany provides specialized products such as keys, rings, necklaces, key chains and bracelets with a special design, unique and very special with a logo that can not be forged. Design from west to far east style. International and outstanding jewelry designer gather and assure all Tiffany’s items to be the first class jewellry, to be the the most precious.

About the price? Do not worry ... Tiffany store will provide the best price and best value for their best products. And of course with a special price, consumers will get products with discount Tiffany more than 50 percent. Some products will be sold with even the most fantastic piece. For example Golden Small Round Watch Atlas will be obtained at a price of £ 49.99 from normal price of £ 259.99. Imagine 80 percent discount you will get. Return to Tiffany™ Heart Tag Toggle Link Bracelet & Necklace Set is another affordable item with only £ 114.99 discounted almost 60 percent from regular price £ 336.99. There are many similar products with enticing discounts, called Tiffany Sale. Still want more? Return to Tiffany™ Heart Tag Toggle Link Necklace will be only £ 49.99 from £ 164.99. Awsome… its only one third from the regular price. And many more items with special price.

To simplify and convince consumers, Tiffany store also provides a live-chat services (24 x 7) so that consumers can freely ask for products of interest, all aspects of product. They will assist you into the appropriate product and suitable one. As usual Tiffany stores accept payment with any credit card. Most importantly, for consumers around the world, Tiffany stores provide online order tracking that allows buyers to see the delivery of goods already purchased. This facility is very helpful to include areas in continent of America, Europe, Asia and Australia and cover more countries around the world, in cooperation with trusted courier services such as Parcelforce, USPS, UPS, or Federal Express and local official courier.

Security is another essential issue. Tiffany assure all transaction occur in a very secure way which always records all IP address to identify all consumers. It also collect visitor’s contact information and financial in order to make sure all visitors are a good and behave. All datas will be kept and avoided from the lost, misuse or undercontrol data usage.

Luxury is in front of you door. Get and feel immediately. Since a woman is the centre of all the beauties on the world, she should not make a mistake in dealing with every single attire and accessory on her body. Visit Tiffany store now, visit Tiffany sale...


BuyBlogReviews.com
Read More..

Senin, 01 Februari 2010

Waspadai Ancaman Batu Empedu

Switch to Bahasa Inggris

Cholelitiasis atau sering dikenal dengan batu empedu adalah timbunan kristal yang terjadi dalam kandung empedu. Jika batu empedu ditemukan dalam saluran empedu maka dinamakan koledokolitiasis.

“Deteksi dini terhadap gangguan cholelitiasis sangatlah penting agar tidak mengganggu kualitas hidup penderita, dan hal ini dapat dilakukan melalui pemeriksaan fungsi hati, USG dan CT Scan. Bahkan dengan perangkat yang lebih canggih, diagnosis yang paling akurat untuk radang kandung empedu (kolesistitis akut) dapat diperoleh dari pemeriksaan skintigrafi hepatobilier, yang memberikan gambaran dari hati, saluran empedu, kandung empedu dan bagian atas usus halus”, diungkapkan oleh Dr. Sigit Tjahyono, yang juga selaku Chief of Medical Committee RS Puri Indah.

Secara umum terdapat 3 macam jenis batu yang mungkin terjadi, yaitu:
1. Batu kolesterol, terjadi saat mana cairan empedu mengandung sejumlah besar kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan. Bila cairan empedu menjadi jenuh kolesterol, maka kolesterol menjadi tidak larut dan membentuk endapan. Kasus ini mencapai 80 persen dari kasus penyakit batu empedu.
2. Batu bilirubin, terjadi apabila konsentrrasi bilirubin dalam cairan empedu yang tidak terkonjugasi meningkat. Bilirubin ini mempunyai kecenderungan berikatan dengan kalsium, membentuk presipitat yang tidak larut. Dengan meningkatnya konsentrasi bilirubin, kalsium bilirubinate dapat mengkristal dan kemudian membentuk batu. Dengan berjalannya waktu, berbagai macam oksidasi yang terjadi mengakibatkan bilirubin mengendap. Karena warnanya, batu ini dikenal sebagai batu hitam.
3. Batu campuran, merupakan campuran kedua macam batu tesebut di atas.

Untuk mewaspadai penyakit ini dapat digunakan patokan 4F:
• Wanita (female) meskipun kaum pria juga bukannya tidak rentan terhadap gangguan ini, karena pola makan yang tidak sehat juga dapat menjadi faktor pemicu terjadinya cholelitiasis.
• Usia 40 tahun (forty)
• Diet tinggi lemak (fatty)
• Masih dalam reproduksi aktif (fertile)

Pada dasarnya penyakit ini tidak perlu dikhawatirkan dan tidak diperlukan penanganan medis selama tidak menimbulkan ketidaknyamanan seperti sakit atau nyeri tertentu. Tetapi untuk mengetahui gejala awal memburuknya cholelitiasis ini biasanya akan terasa gejala-gejala:
• Nyeri di perut kanan atas, kadang kala seperti diperas dan hilang timbul, menyebar ke belakang bahu kanan. Dapat terjadi beberapa menit hingga beberapa jam.
• Demam
• Mual
• Muntah
• Kuning (ikterik)

Untuk memastikan apakah seseorang mengidap cholelitiasis harus dilakukan pemeriksaan medis, karena terkadang pasien merasa hanya seperti gejala maag saja. Pemeriksaan Penunjang untuk mendeteksi adanya batu empedu dilakukan dengan pemeriksaan:
1. Tes fungsi Hati
2. Pada batu kandung empedu, umumnya Gamma GT dan Alkaline Phosphatase meningkat.
3. USG Abdomen
4. Terlihat gambaran batu pada kandung empedu serta kadangkala dapat terlihat pada saluran empedu.
5. Pemeriksaan lainnya seperti CT Scan apabila pada pemeriksaan USG Abdomen tidak dapat menggambarkan dengan jelas.

Jika telah memasuki tahapan akut (Kolesistitis Akut) maka akan terjadi peradangan dari dinding kandung empedu, biasanya merupakan akibat dari adanya batu empedu di dalam duktus sistikus, yang secara tiba-tiba menyebabkan serangan nyeri yang luar biasa.

Sekitar 95% penderita peradangan kandung empedu akut, memiliki batu empedu. Kadang, peradangan yang terjadi disebabkan oleh infeksi bakteri. Sebelum merasakan nyeri yang luar biasa di perut bagian atas secara tiba-tiba, penderita biasanya tidak menunjukan tanda-tanda penyakit kandung empedu.

Sementara Kolesistitis akut tanpa batu (5%) merupakan penyakit yang serius dan cenderung timbul setelah terjadinya:
• Cedera akibat adanya hematom, dll.
• Infeksi yang disebabkan luka bakar
• Sepsis (infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh)

Pengaruh infeksi dari penyakit-penyakit yang parah (terutama penderita yang menerima makanan lewat infus dalam jangka waktu yang lama). Gejala batu empedu akut ini antara lain:
• Nyeri di perut kanan bagian atas, bertambah hebat bila penderita menarik nafas dalam dan sering menjalar ke bahu kanan.
• Mual
• Muntah
• Demam ringan, semakin lama cenderung meninggi.
• Biasanya serangan nyeri berkurang dalam 2-3 hari dan kemudian menghilang dalam 1 minggu.

Bila terjadi Komplikasi maka akan terjadi
• Demam tinggi, menggigil, peningkatan jumlah leukosit dan berhentinya gerakan usus (ileus) dapat menunjukkan terjadinya abses, gangren atau perforasi kandung empedu.
• Serangan yang disertai jaundice (sakit kuning) atau arus balik dari empedu ke dalam hati menunjukkan bahwa saluran empedu telah tersumbat sebagian oleh batu empedu atau oleh peradangan.
• Jika pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan kadar enzim amilase, mungkin telah terjadi peradangan pankreas (pankreatitis) yang disebabkan oleh penyumbatan batu empedu pada saluran pankreas (duktus pankreatikus)

Untuk pengobatan maka penderita akan diharuskan untuk dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan dan elektrolit intravena serta tidak diperbolehkan makan maupun minum.

Kemungkinan dokter akan memasang pipa nasogastrik untuk menjaga agar lambung tetap kosong sehingga rangsangan terhadap kandung empedu dapat dikurangi. Jika diduga ada kolesistitis akut, pasien akan diberi antibiotik sesegera mungkin.

Jika diagnosis sudah dapat dipastikan dan resikonya kecil, biasanya pembedahan untuk mengangkat kandung empedu akan dilakukan pada hari pertama atau kedua sejak pasien dirawat. Jika penderita menderita penyakit lainnya yang dapat meningkatkan resiko pembedahan, operasi akan ditunda sampai pengobatan terhadap penyakitnya tersebut berjalan baik. Jika serangannya mereda, kandung empedu bisa diangkat minimal 6 minggu kemudian. Akan tetapi jika terdapat komplikasi (misalnya abses, gangren atau perforasi kandung empedu), pembedahan perlu dilakukan segera.

Apabila tidak ditemukan gejala, maka biasanya tidak memerlukan pengobatan, hanya memerlukan perubahan pola makan. Namun apabila batu empedu sudah menyebabkan serangan nyeri berulang walaupun sudah pola makan sudah diatur dengan baik, pasien dianjurkan untuk menjalani pengangkatan kandung empedu (cholesystektomi).

Cholesistektomi dapat dilakukan secara konvesional atau secara laparoskopik. Sejak laparoskopik dipekenalkan pada tahun 1990, maka kolesistektomi laparoskopik mulai banyak dilakukan dan sekarang ini sekitar 90% kolesistektomi dilakukan secara laparoskopi.

Kolesistektomi laparoskopi merupakan operasi mengangkat kandung empedu melalui selang yang dimasukkan lewat sayatan kecil di dinding perut. Jenis pembedahan ini memiliki keuntungan sebagai berikut:
• mengurangi rasa tidak nyaman pasca pembedahan
• memperpendek masa perawatan di rumah sakit.

Read More..

Selasa, 26 Januari 2010

Animax Suguhkan Serial Anime Komedi Samurai Champloo

Switch to Bahasa Inggris

Animax akan menghadirkan serial anime baru yang unik dan bernuansa komedi: Samurai Champloo ke layar kaca pemirsa di Asia. Tayang perdana 27 Januari 2010 dan ditayangkan tiap Rabu pukul 19:00 WIB di Animax, Samurai Champloo menyajikan pertarungan pedang a la Samurai yang seru dan komedi slapstick di Jepang dalam masa pemerintahan Kaisar Edo, dengan perpaduan budaya hip hop moderen, seperti rap, breakdance, musik DJ, slang, graffiti dan musik hip hop yang membuat serial ini unik namun mengasyikkan dan merupakan serial anime pertama yang melakukan penggabungan tersebut.

Samurai Champloo mengisahkan tentang Mugen, petarung tengil yang hidup nomaden dan memiliki gaya bertarung a la breakdance yang bertemu dengan seorang samurai yang kalem namun memiliki jurus-jurus mematikan, Jin. Mereka bertarung di sebuah kedai teh dan ditahan oleh aparat setempat karena dituduh telah menyulut kebakaran di kedai itu dan menyebabkan seorang tewas. Untungnya, Fuu, pramusaji muda yang bekerja di kedai teh itu menyelamatkan mereka dari eksekusi mati. Untuk membalas budi kebaikan Fuu, kedua petarung ini sepakat untuk mengesampingkan permusuhan di antara mereka dan terpaksa bergabung dalam petualangan Fuu untuk menemukan seorang samurai yang mengeluarkan aroma tubuh seperti bunga matahari. Berbagai aksi dan komedi terjadi dan persahabatan pun tumbuh di antara trio tersebut dalam petualangan mereka.

Serial 26 episode yang menegangkan tapi mengocok perut ini diciptakan dan disutradari oleh Shinichiro Watanabe (Cowboy Bebop dan Animatrix), dirancang oleh Kazut Nakazawa (Kill Bill Vol. 1) dan Mahiro Maeda (Last Exile), diproduksi oleh studio Manglobe dan diperkuat oleh suara latar yang dibuat oleh Tsutchie, Fat Jon, Nujabes dan Force of Nature yang bernuansa rap dan hip hop.

Saksikan aksi dan berbagai kelucuan yang dilakukan trio petarung ini di Animax setiap Rabu pukul 19:00-19:30 mulai 27 Januari 2010.

Karakter

Samurai Champloo mengisahkan tiga individu yang asalnya saling tidak mengenal yang kemudian bersatu untuk berpetualang di Jepang.

Fuu – seorang remaja berusia 15 tahun yang tidak memiliki orang tua. Ibunya telah meninggal dan ayahnya telah lama menghilang. Walau posturnya yang mungil dan tampangnya yang lucu menunjukkan dirinya sebagai orang yang lemah dan tidak berdaya, Fuu adalah orang yang tegas dan tidak mau diganggu. Ia berani dan memiliki kemauan tinggi dan konsisten untuk mencapai cita-citanya. Ia bersikeras untuk menjalani misi pribadinya: mencari samurai misterius yang memiliki bau seperti bunga matahari. Walau ia tidak mampu menggambarkan secara detil siapakah dan bagaimana sosok samurai itu, dan apa hubungan Fuu dengan samurai serta mengapa ia harus menemukannya. Ia berhasil meyakinkan dan merekrut Mugen dan Fuu untuk membantunya mencapai misinya.

Mugen – seorang pengembara yang agresif dan sangat suka berterus terang, ia terkesan sebagai orang yang sok tahu dengan perilaku yang menyebalkan. Ia menjadi anak yatim piatu sejak sangat kecil, ia membesarkan dirinya sendiri di lingkungan yang keras. Gayanya bertarung sangat khas dengan unsur breakdance dan ia menamakannya sebagai “champuru kendo”, yang sebagian diambil dari semua jenis bela diri dan sebagian ia ciptakan saat ia bertarung dengan musuh-musuhnya. Mugen yang mengenakan anting-anting logam dan selalu membawa pedang Jepang di punggungnya, direkrut oleh Fuu bersama Jin untuk mencari seorang Samurai yang memiliki bau seperti bunga matarahari.

Jin – sosok yang penuh disiplin dan penuh kharisma, ia paling dewasa dibanding dua rekan lainnya. Ia adalah petarung yang terlatih dan memiliki kemampuan bertarung dengan pedang yang sangat mematikan. Jin merupakan keturunan keluarga samurai yang kemudian mengikuti disiplin dan falsafah hidup samurai dengan sangat patuh. Ia pun selalu mengenakan pakaian a la samurai. Jin memiliki dua kepribadian yang berbeda, dalam keseharian, Jin adalah orang yang penyendiri dan pasif yang melakukan sesuatu sesuai permintaan dan membiarkan teman-temannya mengajak ia kemanapun dan memiliki rasa hormat yang sangat tinggi pada orang yang lebih senior, dan di sisi lain Jin adalah petarung yang memiliki kecepatan bak petir saat ia menggunakan pedangnya. Ia terlihat sebagai sosok yang hidup saat ia bertarung.

Read More..

Rabu, 13 Januari 2010

Sebuah Renungan


Hari ini saya tanpa sengaja membuka arsip2 email. Tak sangka mata ini terhenti pada sebuah subject email "Sebuah Renungan" yang sempat saya kirim ke beberapa teman hampir 5 tahun yang lalu. Inilah isi email tersebut dan semoga dapat menjadi renungan bagi kita betapa kita sesungguhnya telah berlebihan dalam hidup dan dzalim pada diri kita sendiri.

---------------------------------------------------------------------------------

Dari pinggir kaca nako, di antara celah kain gorden, saya melihat lelaki itu mondar-mandir di depan rumah. Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya.Tangannya yang dimasukkan ke saku celana, sesekali mengelap keringat di keningnya. Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud remaja yang bisa jadi umurnya tak jauh dengan anak sulung saya yang baru kelas 2 SMU itu?

Melihat tingkah lakunya yang gelisah, tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya? Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi mengenal waktu? Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi, seperti yang banyak diberitakan koran. Atau dia punya masalah dengan Yudi, anak saya?
Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah menjadikan puluhan remaja meninggal. Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti ini, saya hanya seorang diri. Kang Yayan, suami saya, ke kantor. Yudi sekolah, Yuni yang sekolah sore pergi les Inggris, dan Bi Nia sudah seminggu tidak masuk. Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong, saya bisa apa? Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk. Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu sampai tidak ada orang yang memergoki?
Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang telepon. Saya punya pikiran lain. Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya,adiknya, atau siapa saja yang janjian untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk sangka seperti tadi. Tapi di zaman ini,dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin menghilang, tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah? Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden,di samping kaca nako. Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke rumah. Apa maksudnya? Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada jawabannya.
Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut jadi ramai. Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu. Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum apa-apa ada yang memukul. Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman rumah.
Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap penyakit jantung. Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya tidak bisa melangkah. Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya. Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan sesuatu ke celah di atas pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu karena kaki saya masih lemas.
> * * *
Saya pernah melihat anak muda yang gelisah itu di jembatan penyeberangan, entah seminggu atau dua minggu yang lalu. Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu, Tiba-tiba di atas jembatan penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh. Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik, disatukan dengan bumbu kue, telah raib. Dan hari ini, lelaki yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu, mengembalikan dompet saya lewat celah di atas pintu. Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang selalu saya simpan di dompet bila bepergian, dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang.
Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan?
Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu. Isinya seperti ini:
> --------------------------------------
"Ibu yang baik, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya saya mau mengembalikan dompet Ibu saja, tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat ini, semoga Ibu mau membacanya.Sudah tiga bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak, membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan keluarga yang minim itu saya berpikir tidak apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu.
Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung. Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran, membantu-bantu untuk beli beras. Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih keras. Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja.
Tidak saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang yang pas-pasan itu (Emak sering gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak untuk memasang judi kupon gelap. Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat. Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi, saya yakin itu.
Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam. Saya mengusir Bapak. Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya sampai Bapak terjatuh-jatuh. Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya bingung. Mesti bagaimana saya?
Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya, sakit hati saya semakin menggumpal, tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa. Hanya untuk membawa Emak ke dokter saja saya tidak sanggup. Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir saya memukulnya lagi. Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa. Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah melenggang begitu saja di depan saya, sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di warung jajan bertingkat, orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan.
Maka tekad saya, Emak harus ke dokter. Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota, tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat dingin malah membasahi baju. Saya gagal jadi pencopet. Dan begitu saya melihat orang-orang belanja di toko, saya melihat Ibu memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas jembatan penyeberangan, saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih.Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu,
Emak malah menatap saya tajam. Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam dari teman. Tapi saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai bercerita.
Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu, tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin berteriak. Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura. Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan orang-orang yang kehilangan. Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya.
Tapi saya tidak bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu. Maaf."
> --------------------------------------
Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam bus-bus kota. Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan lagi.Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu ketika saya menanyakannya. Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya. Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Yayan membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota, saya tidak segembira biasanya.Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja.
Kang Yayan dan kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya. Saya menolaknya meski Kang Yayan bilang tidak apa sekali-sekali.
Saat saya ulang tahun, Kang Yayan menawarkan untuk merayakan di mana saja.Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bi Nia, lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Yayan dan kedua anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis, para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan.
Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Yayan dan kedua anak saya untuk makan bersama. Diam-diam air mata mengalir dimata saya.Yuni menghampiri saya dan bilang, "Mama, saya bangga jadi anak Mama."
Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya.

(Author Unknown)

Read More..